Beli aki di Seto Aki Solo, Sumber: setoakisolo.com

Informasi Terkait Aki dan Kendaraan

Kami sebagai toko aki di Solo akan membagikan hal yang bermanfaat untuk Anda, yaitu berupa 6 manfaat aki mobil untuk kendaran Anda, yaitu:

  1. Menyalakan sistem starter untuk menghidupkan mesin
  2. Memberi arus induksi pada rotor altenator
  3. Memberikan suplai arus listrik ke dashboard sebagai sistem informasi terkait kendaraan saat pertama kali pengemudi masuk kekabin.
  4. Membuka dan mengunci door lock (yang diaktifkan lewat kunci kontak)
  5. Memberi tegangan referensi ke ECU saat mesin belum menyala
  6. Menghidupkan electric fuel pump ketika mesin akan dinyalakan
  1. Perhatikan Beban Penggunaan Aki
    Salah satu cara terbaik untuk merawat aki mobil adalah dengan memerhatikan beban penggunaan aki secara berkala. Pengecekan harus dilakukan secara rutin. Pengecekan ini berguna agar kondisi aki bisa diketahui secara tepat. Pengecekan beban penggunaan aki sendiri bisa dilakukan di bengkel resmi Nissan terdekat di kota Anda.
  2. Bersihkan Aki Secara Berkala
    Salah satu tips termudah dalam menjaga kondisi aki adalah dengan membersihkan aki secara berkala. Salah satu bagian yang perlu mendapatkan perhatian lebih adalah bagian terminal aki. Terminal aki biasanya tertutup oleh debu dan kotoran. Hal ini menyebabkan hantaran listrik dari aki ke komponen mobil menjadi terhambat. Cara termudah untuk membersihkan terminal aki adalah dengan membersihkannya dengan sikat kawat atau sikat plastik.
  3. Panaskan Kendaraan Secara Berkala
    Tahukah Anda bahwa memanaskan kendaraan adalah salah satu cara terbaik dalam merawat kesehatan aki Anda? Meski tidak sedang akan dipakai namun memanaskan mesin kendaraan setiap hari adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Kendaraan yang tidak pernah dipanasi akan memberi dampak pada kondisi aki. Aki akan menjadi cepat tekor dan soak. Oleh karena itu, biasakan untuk memanaskan mesin kendaraan setiap hari setidaknya selama 5 hingga 10 menit.
  4. Pastikan Ketersediaan Listrik di Dalam Aki
    Menjaga suplai listrik di dalam aki adalah salah satu cara terbaik dalam merawat aki mobil Nissan Serena Anda. Saat Anda merasa mobil sudah mulai sulit dinyalakan maka ada kemungkinan jika cadangan listrik di dalam aki mobil Anda sudah mulai menipis. Segera isi ulang cadangan listrik mobil Anda.
  5. Lepas Kabel Aki saat Kendaraan Tidak Digunakan
    Saat mobil akan tidak digunakan dalam jangka waktu yang cukup panjang maka ada baiknya untuk melepaskan kabel aki dari terminal penghubungnya. Hal ini bertujuan untuk menghindari aliran listrik yang terus menerus. Jika dibiarkan terus menerus maka akan berakibat pada aki mobil yang menjadi tekor atau soak.
  6. Pilih Aki Kering dengan Kualitas Terbaik
    Aki kering yang ada digunakan oleh mobil Nissan Serena adalah salah satu aki kering dengan kualitas terbaik yang ada di pasaran. Untuk kenyamanan mengemudi ada baiknya agar selalu menggunakan aki kering dengan kualitas terbaik. Salah memilih model aki atau memilih aki abal-abal hanya akan merusak komponen mobil Anda yang lainnya. Hal ini dikarenakan aki mobil berhubungan erat dengan kelistrikan mobil. Jika suplai listrik ke dalam komponen-komponen lain terganggu, bukan tidak mungkin komponen tersebut akan cepat rusak atau bermasalah.

Setelah beberapa penjelasan di atas, apakah anda masih mengabaikan pentingnya Aki? Tentu saja tidak bukan. Oleh Karena itu, kami akisolo24jam.com ada untuk membantu ada mengatasi permasalhan-permasalahan diatas.

Kami menjual berbagai jenis aki dengan kualitas yang bagus. Yang pastinya paling dibutuhkan oleh para pelanggan-pelanggan yang menginginkan kualitas bagus dengan harga yang murah dibandingkan dengan yang lain.

Penyebab Aki Mobil Tidak Mengisi : Beli Baru Atau Tukar Tambah Saja?

Aki mobil merupakan komponen yang tidak bisa disepelekan. Jika komponen ini rusak maka otomatis mobil tidak bisa berjalan karena mobil tidak mampu mengangkat starter. Dan karena keberlangsungan fungsi aki mobil merupakan suatu hal yang penting dan merupakan komponen vital kondisi aki juga harus terjaga. Apa jadinya jika aki mobil tidak mengisi secara otomatis ketika kita menyalakan mesin?

Merawat aki merupakan suatu keharusan bagi pemilik kendaraan roda empat. Dengan perawatan yang benar, maka merk aki mobil apapun yang dipakai akan menjadi awet dan memliki kinerja optimal. Dengan perwatan yang baik pula usia aki menjadi lebih panjang. Maka pastikan jangan sampai aki mobil tidak mengisi karena akan mengacaukan aktivitas anda.

Jika aki mobil tidak mengisi secara otomatis

Aki mobil daya listriknya akan terpakai jika kita menyalakan starter, menyalakan lampu, menggerakkan AC, atau audio mobil. Akan tetapi aki akan segera terisi kembali seiring kita menjalankan kendaraan. Sistem pengisian otomatis dari aki tersebut dibuat sepraktis mungkin oleh produsen mobil. Namun apa jadinya jika aki mobil tidak mengisi secara otomatis ketika mesin mobil sudah dinyalakan. Jika hal itu terjadi pasti ada beberapa kesalahan atau kerusakan. Tandanya adalah ketika mesin sudah lama dinyalakan dan setelah dimatikan starter tidak mau atau tidak mampu menyalakan mesin. Untuk kasus seperti ini memang harus ditangani.

Penyebab aki mobil tidak mengisi secara otomatis.

Jika aki mobil tidak mengisi secara otomatis harus segera diteliti penyebabnya. Kita bisa saja melepas aki dari mobil dan diisi secara pengisian listrik manual. Akan tetapi hal ini bukanlah solusi. Dibawah ini ada beberapa penyebab aki mobil tidadk mau mengisi kembali.

Kerusakan pada dinamo ampere

Dinamo ampere atau alternator memiliki fungsi sebagai pembangkit listrik ketika mesin berjalan. Dengan adanya energi lsitrik yang dihasilkan dari alternator tersebut maka kelistrikan yang ada di mobil akan di suplay oleh alternator termasuk mengisi ulang daya baterai atau aki.

Alternator mati menjadikan suplai kelistrikan di mobil menjadi hilang dan otomatis aki mobil tidak mengisi dengan sendirinya. Jika itu terjadi maka dipastikan mobil akan mogok. Ada beberapa sebab alternator tidak berfungsi dengan baik. Permasalahan pada IC regulator, pada dioda atau koil rotor putus menyebabkan alternator tidak berfungsi.

Masalah sambungan kabel antara dinamo ampere dan aki

Sambungan antara alternator sebagai pembangkit listrik dengan aki yang akan diisi listrik terganggu maka menyebabkan aki tidak bisa terisi dengan sendirinya. Bisa jadi kondisi aki masih bagus dan alternator masih baik akan tetapi karena masalah sambungan fungsi alternator menjadi tidak berjalan. Penyebabnya bisa karena kotoran kerak yang menyumbat sambungan atau sekering yang yerputus atau hal lainnya.

Aki sudah tidak layak pakai atau rusak

Jika masalahnya ada pada aki maka hal yang paling tepat adalah mengganti aki yang lama dan bermasalah tersebut dengan aki yang baru. Aki mobil tekor dan tidak bisa diisi kembali menandakan usia aki sudah tua dan waktunya diganti.

Tukar tambah aki

Ada sebagian toko aki yang melayani tukar tambah aki. Yang menjadi catatan disini adalah ketika aki anda sudah rusak maka jika masih laku untuk ditukar tambahkan pastikan mendapat tukar tambah aki yang baru. Tukar tambah dengan sama sama aki bekas seperti membeli kucing dalam karung kita tidak tahu kondisi dan usia aki.

 

Aki adalah komponen yang penting dalam sebuah kendaraan bermotor. Aki motor memiliki fungsi utama untuk starter mesin, terutama pada motor injeksi. Saat menghidupkan mesin, dibutuhkan tenaga penggerak awal untuk memutar poros engkol, sehingga piston dapat bergerak dengan sempurna agar terjadi pembakaran di dalam ruang bakar, sehingga mesin hidup. Untuk menjalankan sistem dynamo starter, maka dibutuhkan suplai listrik, dan suplai listrik ini diberikan oleh aki.

Baterai atau aki, atau bisa juga accu adalah sebuah sel listrik dimana di dalamnya berlangsung proses elektrokimia yang reversibel (dapat berbalikan) dengan efisiensinya yang tinggi. Aki yang disebut juga accumulator adalah komponen penyimpan arus listrik yang biasa digunakan untuk menyalakan sebuah rangkaian kelistrikan ditempat dimana tidak ada sumber listrik. Pada kendaraan, sebenarnya aki hanya dipakai untuk menyalakan motor starter dan menyalakan semua kelistrikan kendaraan disaat mesin dalam keadaan mati.

Beberapa jenis dan merek Aki Kering tertentu memiliki Vent Plug / Tutup Aki yang dapat dibuka. Hal ini membuat Anda dapat menambahkan Air Aki apabila dirasa sudah berkurang. Penambahan Air Aki dapat disesuaikan interval waktunya dengan pemakaian kendaraan Anda, namun pada umumnya 6 – 8 bulan sekali sudah cukup ideal.

Usia pakai Aki yang dikategorikan normal biasanya berkisar antara 1 – 2 tahun.

Usia pakai Aki Anda juga tergantung dari pada kualitas dari berbagai Merek Aki, bagaimana perawatan Anda, seberapa sering kendaraan Anda digunakan, bagaimana kondisi kelistrikan kendaraan Anda dan berbagai macam faktor lainnya.

Perbandingan Aki Kering dan Aki Basah Pada Mobil Yang Perlu Anda ketahui

Dalam dunia otomotif kegunaan dan fungsi aki mobil sangatlah penting. Sebab aki merupakan sumber energi lsitrik bagi kendaraan yang nantinya bisa di gunakan untuk menyalakan mesin, menyalakan lampu dan juga sound system khususnya kendaraan roda empat seperti mobil yang memiliki perangkat audio. Sehingga dengan menggunakan aki maka mesin yang akan dinyalakan tidak perlu memicu penyalaan mesin menggunakan genjotan. Kita cukup menggunakan starter.

Dalam perkembangannya, produk dari aki atau accumulator sangat bervariasi. Mulai dari merk, kualitas sampai daya yang di hasilkan. Selain itu aki juga di produksi dalam beberapa jenis, diantaranya ada aki kering dan aki basah. Lalu apakah perbedaan aki kering vs aki basah mobil? Mungkin hal itu terlintas di benak Anda.

Apabila ingin mengetahui perbedaannya, silahkan simak terus ulasan singkat di bawah ini hingga selesai. Sehingga dapat menjadi sumber pengetahuan baru sebagai solusi perawatan aki mobil.

Perbandingan aki basah dan aki kering

Perawatan

Dalam hal perawatan aki kering mobil memiliki sifat Maintenance Free, maknanya adalah bebas dari perawatan. Secara fisik aki kering ini tidak perlu harus sering – sering dicek. Karena pada aki kering terdapat segel kuat untuk menahan elektrolit keluar. Sehingga bahan elektrolit elemen pemicu arus listrik yang bersifat korosif tetap ada di dalam aki.

Hal ini berbeda dengan aki basah yang harus rajin dilihat karena ketinggian cairannya harus terjaga. Apabila sampai lupa tidak diperhatikan maka aki basah bisa rusak secara otomatis, walaupun aki tersebut baru diganti. Jadi, untuk aki kering secara perawatan lebih unggul dibandingkan dengan aki basah. Meskipun begitu baik aki kering maupun basah tetap memiliki usia pakai, sehingga pada waktu yang sudah lama aki tersebut sudah tidak layak pakai.

Elektrolitnya

Aki kering vs aki basah mobil memiliki elektrolit masing – masing. Pada aki kering elektrolitnya bukan berupa cairan sehingga tidak mudah tumpah. Elekrolit pada  aki kering berupa gel. Sedangkan pada aki basah elektrolitnya berupa cairan, sehingga mudah sekali untuk tumpah.

Zat elektrolit mengandung sifat korosif. Sehingga bila elektrolitnya berupa cairan dan mudah tumpah tentu dapat menjadikan komponen lain di dalam mobil mengalami perkaratan. Sehingga daam perawatannya aki basah harus benar-benar memiliki sil penahan yang kuat agar elektrolit tidak merembes.

Ketahanan Daya Aki

Antara aki kering vs aki basah mobil tentu memiliki ketahanan daya yang berbeda. Pada aki basah apabila cairan elektrolitnya cukup serta elemennya tidak rusak atau terbakar, maka aki tidak drop. Semisal aki basah itu drop akibat penggunaan yang berlebih tanpa pengisian, aki masih bisa di-charger kembali. Setelah itu aki akan normal seperti sedia kala.

Maka untuk merawat aki basah di perlukan pengecekan berkala agar kita bisa memantau cairan elektrolit yang ada pada aki. Jika cairan elektrolit berkurang atau sedikit segera diisi dengan cairan baru. Takaran cairan harus sesuai. Kita bisa melihatnya di indikator tinggi permukaan cairan.

Sedangkan pada aki kering apabila sudah drop atau rusak, ternyata harus diganti dengan aki yang baru. Jadi, harus mengeluarkan biaya lagi untuk membelinya. Oleh karena itu, sebagian orang masih memilih menggunakan aki basah pada mobil yang bertenaga besar. Seperti mobil yang bermesin diesel.

Ketahanan Pada Suhu

Suhu pada mesin kendaraan mobil ketika digunakan pasti akan mudah sekali untuk terjadi panas. Sehingga akan sangat diperlukan lagi, dibutuhkan aki yang tahan terhadap panas. Sebagai solusinya dapat menggunakan aki basah. Sebab pada sisi ketahanan suhu panas aki basah lebih unggul dibandingkan dengan aki kering. Aki basah lebih awet dan tahan lama. Kalau aki kering justru sebaliknya, akan mudah rusak karena tidak tahan terhadap suhu panas.

Itulah beberapa perbedaan antara aki kering dan aki basah mobil. Masing – masing aki memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Jadi, pemilihan aki juga harus disesuaikan dengan perlakuan aki terhadap kendaraan. Jika mesin mobil merupakan mesin diesel maka akan lebih cocok menggunakan aki basah, yang lebih bertenaga dan tahan suhu panas. Dan untuk pembelian aki baik kering dan basah bisa ke akisolo24jam.com yang menyediakan berbagai varian aki. Semoga bermanfaat.

Inilah Sebab Utama Aki Mobil Cepat Habis

Aki mobil cepat habis secara tiba-tiba, padahal baru saja diganti dan belum mencapai batas maksimal penggunaannya. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Umumnya aki memakai tegangan 12 volt. Mobil mempunyai elemen-elemen yang mampu menyimpan aliran arus listrik. Pengisian aliran ini membutuhkan alternator ke aki.

Alternator sendiri berhubungan dengan kondisi mobil. Apalagi perawatan aki dianggap hal sepele sehingga sebagian orang mengabaikan hal ini. jika secara terus menerus aki tidak dirawat maka akan rentan soak ataupun tekor. Untuk menghindari hal tersebut maka artikel ini akan menjelaskan alasan aki mobil mudah habis.

Penyebab Aki Mobil Cepat habis

Fungsi aki pada mobil adalah salah satu yang paling penting. Saat aki bermasalah, pengguna kendaraan akan merasa kerepotan sekali. Masalah yang terjadi pada aki bisa berbagai macam. Berikut ini penyebab aki mobil cepat habis, dari mengetahui apa saja yang membuat aki soak bisa lebih menjaga mobil dengan baik :

1. Aki Sudah Rusak Dan Tidak Bisa Menyimpan Arus

Seperti yang telah diulas di atas bahwa aki berfungsi sebagai penyimpanan arus. Aki yang telah lama digunakan tentu kinerja menyimpan arus listrik juga menurun atau sama sekali tidak bisa menyimpannya. Untuk mengetahui lebih dini keadaan aki maka bisa melakukan pengecekan ke bengkel resmi aki.

Beberapa alat sederhana yang bisa digunakan yaitu hidrometer. Penggunaan alat ini dengan melihat berat jenis air ai, jika hasil pemeriksaan menunjukkan warna merah berarti kemampuan aki untuk menyimpan arus berkurang, sementara jika menunjukkan warna kuning maka aki tersebut masih bisa dikuras dan charge ulang.

Cara kedua untuk pengecekannya yaitu memakai voltage drop, jika saat menstarter mobil menunjukkan angka di bawah 9 volt maka siap-siap untuk menyiapkan budget mengganti aki yang baru.

2. Sistem Pengisian Yang Tidak Bekerja Normal

Penyebab aki mobil cepat habis berikutnya terkait alternator mobil. Cara mudah untuk pengecekannya yaitu menggunakan avometer ke voltage kemudian dipasangkan pada kedua terminal baterai positif dan negatif. Berikutnya menaikkan rpm mesin sampai 2000 rpm dan perhatikan dengan seksama tegangan di avometer. Rentang angka normal berada diantara sekitar nilai 13,8 v hingga 14,5 v. Jika sampai 15 ke atas maka terjadi overcharge tetapi jika kurang dan harus memeriksa kembali ke bagian alternator.

3. Terjadinya Arus Parasit

Apa itu arti arus parasit? Istilah ini digunakan saat aki dicek sudah oke, pengisian berjalan lancar, namun tiba-tiba tidak kuat untuk di-starter. Saat kunci kontak off seharusnya semua sistem dimatikan kecuali alarm, tetapi jika ada sistem yang masih bekerja maka akan mengambil aliran arus listrik dari aki sehingga lama kelamaan akan habis. Sebagian masalah ini disebabkan oleh rangkaian elektrik di mobil.

Jadi itulah penjelasan mengenai sebab musabab aki mobil cepat habis. Jika sudah mengenali pertanda sejak awal maka sebaiknya melakukan pengecekan sendiri ataupun membawa mobil ke bengkel aki langganan. Tentunya kondisi aki yang belum parah masih bisa diperbaiki, akan tetapi jika sudah terlanjur rusak parah maka harus segera menggantinya supaya kerusakan tidak merembet ke bagian mobil lainnya.

Social Media:

Artikel Lainnya